Persilat

The Largest Silat Community

Macam dan Jenis Aliran Silat Minang

About Forum Silat Discussion Macam dan Jenis Aliran Silat Minang

Topik ini mengandung 0 balasan, memiliki 1 suara, dan terakhir diperbarui oleh  Altri Ramadoni 4 bulan, 1 minggu yang lalu.

Melihat 1 tulisan (dari total 1)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #97

    Altri Ramadoni
    Participant

    Kali ini kita akan membahas tentang Macam Macam Aliran Silat di Minangkabau. Di Ranah Minangkabau, istilah pencak silat memiliki dua pengertian. Untuk bela diri, masyarakat Minangkabau hanya menyebut istilah silek (silat), sedangkan pencak (pancak, mancak) digunakan untuk pertunjukan silat yang lebih mementingkan aspek keindahan atau disebut juga dengan silat seni.

    Silat Tuo – Aliran silat yang dianggap paling tua yang turun dari daerah Pariangan, Padang Panjang, tapi ada pendapat lain yang mengatakan bahwa silat ini mulanya dikembangkan oleh Tuanku Nan Tuo, salah seorang anggota Harimau Nan Salapan atau golongan paderi. Jika pendapat ini diterima, maka “Silat Tuo” di Minangkabau terinspirasi dari gerakan binatang seperti harimau, buaya dan kucing.
    Macam Macam Aliran Silat di Minangkabau

    Silat Bungo – salah satu aliran silat Minang yang menekankan gerak pada aplikasi seni pencak silat, silat ini bukan untuk bertempur, melainkan untuk peragaaan di acara-acara adat atau acara formal lain.

    Silat Sitaralak, Sterlak, Starlak – aliran silat keras dan kuat dari Minangkabau, dikembangkan oleh Ulud Bangindo Chatib (1865) dari Kamang (dekat Bukittinggi), Kabupaten Agam, berkembang sampai ke wilayah Sawahlunto. Ada pendapat yang mengatakan bahwa aliran ini dirancang untuk menghadapi gerakan Silat Tuo. Gerakan Silat Tuo terinspirasi dari gerakan-gerakan binatang seperti harimau, kucing, dan buaya. Karakter khas silat jenis ini adalah menyerang di saat lawan akan menyerang. Silat ini menyebar dan berkembang di Malaysia dan terus ke Amerika.

    Silat Kumango – salah satu aliran silat di Minangkabau yang dikembangkan oleh Syeikh Kumango, dari nagari Kumango, Batusangkar, Kab. Tanah Datar.

    Silat Kota Anau – aliran silat daerah Koto Anau, Solok yang merupakan daerah pertahanan Minangkabau pada masa dahulunya yang menghubungkan antara Pagaruyung sebagai pusat kerajaan dan Bayang, Pesisir Selatan.

    Silat Pauah (Pauah) – aliran silat di Minangkabau yang berasal dari kampung Pauah, Kota Padang. Silat ini adalah silat termuda dan ada yang menganggap merupakan sari atau kompilasi (gabungan) dari hampir semua aliran silat yang ada di Minangkabau, silat ini khusus untuk berperang, sebab di Pauah, Padang merupakan salah satu basis perjuangan masyarakat Minangkabau melawan penjajah pada masa dahulunya.

    Silat Lintau – aliran silat di Minangkabau yang berasal dari kampung Lintau, Batusangkar, Kab. Tanah Datar.

    Silat Harimau – salah satu aliran silat di Minangkabau yang menekankan pada permainan bawah.

    Silat Buayo (Buaya) – aliran silat di Minangkabau yang terinspirasi dari gerakan buaya, bermain rendah, aliran ini berkembang di Pesisir Selatan.

    Silat Pangian – awalnya berasal dari wilayah Lintau dan sekitarnya yang dimiliki petinggi kerajaan Minangkabau. Silat ini berkembang di rantau Minangkabau, Kuantan, Provinsi Riau

    Silat Duduk – salah satu aliran silat yang menekankan bermain silat dalam keadaan duduk atau rendah, namun silat duduk bisa juga memiliki pengertian lain, bahwa di sini murid tidak berlatih silat secara fisik, namun mengembangkan nalar dan logika.

    Silat Sabandar – adalah silat yang berasal dari daerah Pagaruyung, Sumatera Barat, namun dikembangkan di Kampung Sabandar, Karangtengah, Cianjur.

    Silat Buah Tarok – salah satu aliran silat di Minangkabau yang berasal dari Bayang, Pesisir Selatan. Salah satu peguruannya ada di Aur Duri Padang dengan nama peguruan Salimbado-Buah Tarok, dibawah asuhan Emral Djamal Datuak Rajo Mudo. Silat Buah Tarok ini dikenal juga dengan Silek Sitaralak Baruah oleh masyarakat di kawasan Maninjau yang dahulunya diajarkan oleh Udo Tunang.

    Silat Pakiah Rabun – berkembang di daerah Alam Surambi Sungai Pagu (lihat Silat Luncua)

    Silat Gajah Badoroang – berkembang di wilayah Kabupaten Sawahlunto/Sijunjuang.

    Silat Luncua (Luncur)- yang dikembangkan oleh Pakiah Rabun berkembang di daerah Alam Surambi Sungai Pagu, Kabupaten Solok.

    Silat Gaib – suatu aliran silat yang bisa memainkan gerakan silat milik peguruan orang lain darimana saja.

    Silat Sunua – dari dari Pariaman

    Silat Ulu Ambek dari dari daerah Pariaman.
    Belum habis sampai disini masih ada lagi Macam Macam Aliran Silat di Minangkabau

    Silat Tiang Ampek, termasuk silat tuo yang berkembang keluar dari Batipuh, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar waktu perang Batipuah melawan Belanda setelah perang paderi. Berkembang dulunya di Palembayan, simpang Batuhampar, Piladang, Tanjuang Alam- Agam, Sumarasok, Padang Tarok, Tanjuang Alam-Tanah Datar dan Tabek Patah. Silat tuo ini waktu pengembangan banyak disurau-surau yang guru-guru tuanya pengikut tarikat ( satariah ??? belum pasti, tetapi di dalam doa/tawasul, mereka menyebut Syech Burhanudin/Aba Burhan ) Silat ini bukan silat yang indah gerakannya tetapi silat praktis. Didaerah-daerah yang tersebut di atas cara-cara pengajarannya berbeda-beda.

    Silat Balubuih, Silat yang dikembangkan oleh Syech Balubuih dinegri Balubuih kabupaten Lima Puluh Kota. Syech Balubuih dan Syech Kumango pernah sama-sama menimba ilmu agama dan tarikat kepada Syech Abdurahman di Batu Ampar kabupaten Lima Puluh Kota (dulunya dinamakan Luhak Lima Puluh Koto.

    Silat Sungai Patai, Silat yang berkembang di Nagari Sungai Patai Tanah Datar.

    Silat Lintau, Berasal dari daerah Lintau Buo Kab.Tanah Datar, Sumatera Barat. Silat ini merupakan silat yang terkenal di Minangkabau, dengan dasar Lahkah Ompek (Langkah Empat) dan ada juga dengan Langkah Duo Boleh. Silat lintau memili guru silat di hampir 9 koto (daerah) di lintau yang masing-masingnya memiliki gaya tersendiri namun tetap berdasarkan langkah yang sama.

    Silat Alif Ba Ta, Silat yang menjunjung tinggi agama, beraliran seni bela diri, silat yang sudah ada pada zaman dahulu kala yang sekarang berkembang di riau khususnya pekanbaru, alif ba ta telah masuk dalm ipsi yang di kambangkan oleh bapak. suhaimi, yang memiliki gerakan pembukaan atua labek.

Melihat 1 tulisan (dari total 1)

Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.

Pos-pos Terbaru

Persilat © 2017 Frontier Theme